kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Saham BBRI masih dijauhi asing, padahal begini PER dan PBV-nya


Rabu, 01 April 2020 / 07:47 WIB
Saham BBRI masih dijauhi asing, padahal begini PER dan PBV-nya
ILUSTRASI. Nasabah bertransaksi menggunakan ATM Bank BRI. KONTAN/Carolus Agus Waluyo/17/06/2019.


Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selasa (31/3) saham BBRI (Bank Rakyat Indonesia Tbk.) ditutup menghijau. Saat bursa menutup hari perdagangan, saham BBRI persis di harga penutupan Rp 3.020 per saham.

Dibandingkan penutupan Senin (30/3), harga saham BBRI naik 0,33% dari Rp 3.010.

Mencatatkan harga tertinggi Rp 3.200 dan harga terendah Rp 2.970, saham BBRI ditutup naik Rp 10 per saham dalam sehari.

Baca Juga: IHSG menguat, tapi asing masih melepas tiga saham ini

Kalau dihitung sejak 7 hari sebelumnya (24 Maret 2020), harga saham BBRI kemarin naik 23,77 % dibanding harga saat itu (Rp 2.440).

Namun, jika kita hitung sejak 30 hari yang lalu (2 Maret 2020), harga saham emiten ini minus 24,12% dari semula (Rp 3.980).

Adapun sejak setahun lalu (29 Maret 2019) harga saham BBRI anjlok 26.70% dari harga saat itu (Rp 4.120).

ATM BRI

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi saham BBRI mencapai Rp 965,97 miliar, sedangkan volume saham yang ditransaksikan mencapai 314.996.600 lot.

Sayangnya, kenaikan IHSG dan volume perdagangan kemarin tidak disokong oleh investor asing. Kemarin investor asing mencatatkan nilai penjualan bersih (net sell) senilai Rp 308,94 miliar.

Nah, dari total nilai net sell asing tersebut, nilai penjualan bersih asing terhadap saham Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sendiri mencapai Rp 209,5 miliar.

Baca Juga: IHSG turun 27,95% di kuartal pertama, net sell asing capai Rp 10,31 triliun

Mengapa asing masih antipati terhadap salah satu saham bank dengan nilai aset terbesar ini?

Entahlah. Yang jelas, indikator fundamental saham bank ini masih cukup memikat.    

Dengan earning per share (EPS) alias laba bersih per saham Rp 279, maka price to earning ratio (PER) saham ini 10,82 kali. Adapun price to book value-nya (PBV) 1,81 kali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×