Menurut Wisnu, pembagian dividen dalam jangka panjang memang cukup menarik, namun bagi trader yang sifatnya jangka pendek mereka masih akan wait and see dahulu sembari menunggu rilis laporan keuangan kuartal 1 2020 dan memantau perkembangan pandemi Covid-19.
“Prospek BBCA untuk tahun 2020 tentu banyak tekanan, seperti meningkatnya resiko kredit macet dan penyaluran kredit cenderung akan tertekan karena dunia industri ikut tertekan,” paparnya pada Kontan.co.id, Kamis (16/4).
Baca Juga: Tak bertenaga, IHSG melemah 3,14% ke 4.480,862 pada penutupan sesi I hari ini
Ia menyarankan pelaku pasar untuk wait and see lebih dulu saham BBCA sembari menunggu koreksi lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
