kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Saham Bank Permata melesat 10%, apa penyebabnya?


Senin, 09 April 2018 / 14:25 WIB
ILUSTRASI. Penyaluran Kredit Bank Permata


Reporter: Dimas Andi | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Bank Permata Tbk naik signifikan pada sesi pertama perdagangan Senin (9/4). Saham emiten berkode BNLI ini naik 60 poin atau 10,34% ke level Rp 640 per saham ketika sesi pertama ditutup.

Analis Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji menilai, kenaikan saham BNLI saat ini sebenarnya lebih disebabkan oleh faktor teknikal. "Pasalnya, secara valuasi harganya sudah terlampau tinggi dari segi fundamental," katanya kepada Kontan.co.id, Senin (9/4).

Meski begitu, tidak tertutup kemungkinan pula kenaikan saham BNLI disebabkan oleh rumor yang melibatkan emiten perbankan tersebut.

Berdasarkan pemberitaan KONTAN sebelumnya, terdapat kabar bahwa perusahaan investasi asal Amerika Serikat, Farallon Capital Management L.L.C berniat membeli kepemilikan Standard Chartered PLC pada Bank Permata. Asal tahu saja, Standard Chartered PLC memiliki saham BNLI sebesar 44,56%.

Menurut Nafan, sebagian pelaku pasar bisa saja melakukan akumulasi beli ketika mendengar rumor tersebut berhembus. Namun, ada juga pelaku pasar yang melakukan akumulasi beli dengan alasan lain. “Keadaan harga saham BNLI sudah jenuh jual (oversold) jika ditinjau dari perspektif teknikal,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×