kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Saham asuransi seret indeks Jepang ke zona merah


Rabu, 16 Juli 2014 / 14:49 WIB
ILUSTRASI. Cek Ulang Aturan Ganjil Genap Jakarta Sore (13/2): Salah Jalan Bisa Kena Denda. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Mayoritas saham yang diperdagangkan di bursa Jepang dilanda aksi jual pada hari ini (16/7). Mengutip data Bloomberg, pada penutupan pukul 15.00 waktu Tokyo, indeks Topix turun kurang dari 0,1% menjadi 1.273,59. Padahal, pada transaksi sebelumnya, indeks acuan Jepang ini sempat mendaki 0,4%. Sementara itu, indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,1% menjadi 15.379,30.

Indeks acuan Negeri Sakura tergerus seiring penurunan saham-saham asuransi dan perbankan.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa Jepang. Beberapa di antaranya yakni: T&D Holdings Inc yang turun 2,2%, Aiful Corp turun 2,7%, Aderans Co turun 3,3%, dan Samantha Thavasa Japan Ltd naik 7,1%.

"Pasar saat ini tidak memiliki katalis positif, apalagi dengan ekspektasi kebijakan pemerintah mulai longgar. Pergerakan harga saham mengalami penyesuaian setelah pada bulan lalu meningkat. Saya rasa hal itu tidak akan berubah pada pekan ini," jelas Takuya Takahashi, senior strategist Daiwa Securities Group Inc.

Sekadar tambahan informasi, indeks Topix menanjak 0,9% sepanjang bulan ini setelah mendaki 5,1% pada Juni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×