kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Saham Adhi Karya masih direkomendasikan beli meski kontrak baru hanya 18% target


Senin, 15 Juli 2019 / 19:15 WIB
Saham Adhi Karya masih direkomendasikan beli meski kontrak baru hanya 18% target

Berita Terkait

Reporter: Aloysius Brama | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski kinerja keuangan belum mentereng, saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) masih direkomendasikan beli oleh Profindo Sekuritas. Padahal, hingga akhir semester I tahun ini, perolehan kontrak baru ADHI masih jauh dari target.

Hingga semester I, ADHI mencatatkan kontrak baru sebesar Rp 5,4 triliun. Angka itu mencerminkan 17,7% dari total kontrak baru tahun ini yang mencapai Rp 30,5 triliun. Target kontrak baru ADHI tahun ini naik ketimbang realisasi kontrak baru tahun lalu yang mencapai Rp 24,8 triliun.


“Seiring dengan peningkatan target kontrak baru tersebut, kami memproyeksikan ADHI bisa meraih pendapatan sebesar Rp 18,4 triliun di akhir tahun nanti,” ungkap Michael Filbery, analis Profindo Sekuritas dalam riset, Senin (15/7).

Asal tahu saja, sepanjang kuartal I lalu ADHI mencatatkan pendapatan sebesar Rp 2,32 triliun turun 25,90% secara year on year. Sedangkan laba bersih ADHI naik tipis 3,06% ke Rp 75,61 miliar. “Peningkatan laba itu didorong dari bagian laba ventura bersama sepanjang kuartal I yang sebesar Rp 80,47 miliar,” imbuh Michael. 

Pada sisi lain, ADHI juga sudah menerima pembayaran interim sebesar Rp 7,1 triliun dari proyek LRT fase I Jabodetabek. Hingga saat ini, progres proyek LRT fase I Jabodetabek sudah mencapai 63,12%.

Selain itu, Profindo masih menimbang beberapa katalis positif lain. Pembentukan holding BUMN infrastruktur hingga wacana pemindahan ibukota bisa mendorong kinerja saham ADHI. “Holding BUMN bisa memperkuat arus kas pendanaan, memperkuat leverage serta meningkatkan kapasitas ADHI dalam menggarap proyeknya,” tambah Michael.

Profindo memproyeksikan harga saham ADHI bisa bertengger di level Rp 2.040 hingga akhir tahun nanti. “Dari price to book value (PBV) pun juga masih lebih rendah dibandingkan rerata industri yakni sebesar 1,12 kali. Sedangkan PBV industri sebesar 1,13 kali,” tambah Michael.

Profindo merekomendasikan beli saham ADHI dengan target harga Rp 2.040. Pada hari ini, harga saham ADHI menguat 5,11% ke Rp 1.645 per saham.



Video Pilihan

TERBARU

×