kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.859   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Saat IHSG Terpuruk, Cermati Rekomendasi Saham Kompas100


Senin, 01 Juni 2026 / 20:53 WIB
 Saat IHSG Terpuruk, Cermati Rekomendasi Saham Kompas100
ILUSTRASI. IHSG Menguat-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

Dalam prospek pemulihan Kompas100, saham perbankan besar menjadi sektor yang paling banyak direkomendasikan.

Wafi menilai saham perbankan seperti BBCA dan BMRI menarik karena valuasinya sudah lebih atraktif dibandingkan sebelumnya. Sementara Ekky juga menempatkan BBCA, BMRI, dan BBRI sebagai motor penting pergerakan Kompas100 karena ketiganya masih menjadi tujuan utama aliran dana asing.

Selain perbankan, sektor konsumer juga dinilai berpeluang menopang penguatan indeks. Emiten seperti INDF, ICBP, KLBF, dan AMRT dianggap memiliki karakter defensif dengan permintaan yang relatif stabil di tengah ketidakpastian ekonomi.

Untuk sektor poultry, Ekky menjagokan CPIN berkat prospek pemulihan konsumsi domestik dan perbaikan margin usaha.

Sementara itu, investor yang mencari pendapatan dividen dapat mencermati saham komoditas seperti AADI, PTBA, dan ANTM yang dinilai masih menawarkan imbal hasil dividen menarik.

Di sektor infrastruktur digital, saham menara telekomunikasi TOWR dan TBIG juga dipandang menjanjikan karena ditopang kontrak jangka panjang dengan operator telekomunikasi.

Baca Juga: IHSG Masih Berpotensi Melemah, Berikut Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (26/5)

Di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi, analis menyarankan investor tidak terburu-buru masuk dalam jumlah besar. Strategi yang dinilai paling tepat adalah melakukan akumulasi secara bertahap atau *buy on weakness* pada saham-saham dengan fundamental kuat.

Investor juga disarankan memprioritaskan emiten yang memiliki free float di atas 15%, rasio utang yang rendah, serta visibilitas pendapatan yang tinggi. Sebaliknya, saham yang memiliki konsentrasi kepemilikan tinggi dan berisiko terhadap perubahan kebijakan tertentu sebaiknya dihindari.

Wafi merekomendasikan beberapa saham unggulan berikut:

  • BBCA: target harga Rp10.500 per saham
  • BMRI: target harga Rp5.800 per saham
  • INDF: target harga Rp6.500 per saham
  • AADI: target harga Rp9.850 per saham
  • ANTM: target harga Rp3.880 per saham

 

Baca Juga: IHSG Berpotensi Terkoreksi Pekan Depan, Simak Rekomendasi Saham Berikut

Sementara itu, Ekky menjagokan:

  • BBCA: target harga Rp7.700 per saham
  • PGAS: target harga Rp2.250–Rp2.350 per saham
  • CPIN: target harga Rp5.050–Rp5.250 per saham
  • TLKM: target harga Rp3.600–Rp3.650 per saham
  • ICBP dan KLBF sebagai pilihan defensif untuk menghadapi gejolak pasar.

Dengan valuasi yang mulai menarik dan tekanan teknikal yang diperkirakan mereda, saham-saham berfundamental kuat di Kompas100 dinilai berpeluang menjadi yang pertama bangkit ketika sentimen pasar kembali membaik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×