kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Saat IHSG tak memiliki tenaga


Selasa, 20 Desember 2016 / 06:56 WIB


Reporter: Emir Yanwardhana | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terus turun sejak perdagangan akhir pekan lalu. Pada perdagangan Senin (19/12), IHSG melemah 0,76% dari posisi akhir pekan lalu menjadi 5.191,91.

Analis Recapital Securities Liga Maradona mengatakan, kenaikan Fed funds rate (FFR) masih menghantui bursa. Adanya pernyataan FFR akan naik tiga kali tahun depan juga semakin membebani laju bursa. "Ini masih menjadi lanjutan dari imbas naiknya FFR," kata Liga, Senin (19/12).

Sampai akhir tahun, Liga memprediksi indeks tidak akan lari jauh, hanya di kisaran 5.100–5.250, karena sudah tidak ada sentimen lagi yang membebani atau mendorong secara signifikan. Liga memprediksi, IHSG dapat naik dengan support 5.170 dan resistance 5.240 hari ini.

Analis Lautandhana Securindo Krishna Setiawan mengatakan, koreksi IHSG masih terjadi akibat aksi net sell asing yang berlanjut sejak 9 November lalu, dengan total nilai sekitar Rp 17 triliun.

"Belum ada aksi beli dari asing membuat indeks terkoreksi," kata Krishna.

Dia memprediksi IHSG hari ini turun dan bergerak di support 5.169 dan resistance 5.231. Kisaran perdagangan IHSG hingga akhir tahun berada pada level 5.100–5.300.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×