kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.650.000   17.000   0,65%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

RUPSLB tidak jelas, investor BUMI mengamuk


Jumat, 20 Desember 2013 / 14:18 WIB
ILUSTRASI. Customer Service melayani nasabah di kantor CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Senin (27/6/2022). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/27/06/2022


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Hingga pukul 13.55 WIB, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) belum juga digelar. Hal ini membuat sejumlah pemegang saham berang.

Alasannya, pihak panitia tidak memberikan penjelasan mengenai molornya RUPSLB. "Agendanya kan mulai 13.00 WIB, ini sudah satu jam tidak juga dimulai," ujar salah satu pemegang saham BUMI, Herman Iskandar, Jumat (20/12).

Sementara itu, lanjut dia, jika pemegang saham terlambat hadir, maka ia berpotensi kehilangan hak suara. Menurut pihak panitia, belum dimulainya RUPSLB karena jumlah peserta yang hadir belum memenuhi kuorum.

Adapun, agenda hari ini, BUMI hari ini adalah meminta restu untuk melakukan restrukturisasi utang China Investment Corporation (CIC). Lalu, manajemen BUMI juga ingin menjaminkan sejumlah aset. Asal tahu saja, BUMI mencoret agenda penerbitan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Hal ini lantaran pihak Asia Resources Minerals (dulu Bumi Plc) menyatakan tidak akan hadir.

Asal tahu saja, BUMI harus mengantongi sedikitnya 75% bagian dari jumlah seluiruh saham dengan hak suara yang sah untuk bisa mengeksekusi rencana tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×