kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.526   26,00   0,15%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah tertekan data ekonomi AS yang membaik


Jumat, 08 Maret 2019 / 06:23 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita, Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang ciamik menyeret turun rupiah. Rabu (6/3), kurs spot rupiah melemah 0,11% ke Rp 14.143 per dollar AS. Tapi, kurs tengah rupiah Bank Indonesia masih naik 0,12% ke Rp 14.129 per dollar AS.

Analis Monex Investindo Futures Ahmad Yudiawan menjelaskan, sejumlah data ekonomi AS yang dirilis awal pekan ini cukup positif. Salah satunya adalah indeks komposit PMI sektor non manufaktur Februari yang meningkat ke level 59,7.

Selain itu, penjualan rumah baru di Negeri Paman Sam juga naik dari 599.000 unit di November 2018 menjadi 621.000 unit di Desember 2018. "Hasil positif ekonomi AS tidak mampu diimbangi oleh rupiah yang belum memiliki data ekonomi baru," ungkap Yudi.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede menambahkan, pernyataan dua pejabat The Federal Reserve yang menyebut kenaikan suku bunga acuan mungkin berlanjut turut menopang dollar AS.

Untuk pergerakan hari ini, Josua memperkirakan rupiah berpotensi menguat terbatas. Pasalnya, pelaku pasar masih cenderung bersikap wait and see sambil menanti hasil negosiasi perang dagang.

Josua menganalisis rupiah bergerak dalam rentang Rp 14.100–Rp 14.175 per dollar AS hari ini. Sedangkan Yudi memprediksi, mata uang Garuda akan bergerak dalam kisaran Rp 13.950–Rp 14.250 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×