kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah terimbas sentimen global


Jumat, 22 Februari 2013 / 07:05 WIB
ILUSTRASI. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/09/07/2018.


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Rupiah belum keluar dari tekanan. Di pasar spot, pasangan USD/IDR naik 0,4% menjadi 9.723. Kurs tengah dollar Amerika Serikat (AS) di Bank Indonesia (BI) juga menguat 0,31% menjadi 9.703.

Head of Research Divisi Tresuri Bank Negara Indonesia (BNI), Nurul Nurbaeti mengatakan, pelemahan rupiah lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal. Pernyataan Federal Open Market Committee (FOMC) yang membuka kemungkinan penghentian program stimulus moneter, mengapresiasi dollar AS terhadap beberapa mata uang utama. "Ini juga secara langsung membawa dampak negatif bagi rupiah," ujar dia.

Dari dalam negeri, justru tekanan terhadap rupiah tidak terlalu besar. Meski menjelang akhir tahun permintaan dollar AS cenderung naik, namun itu masih dalam batas toleransi.

Zulfirman Basir, analis Monex Investindo Futures menambahkan, data ekonomi Eropa di Februari yang memburuk, akan menambah tekanan terhadap euro. "Hal ini  secara tidak langsung akan semakin menekan nilai tukar rupiah," kata Zulfirman.

Nurul memperkirakan, pairing USD/IDR, hari ini, akan berada di kisaran 9.675 – 9.725 dengan kecenderungan melemah. Prediksi Zulfirman, pasangan USD/IDR masih akan menguat namun terbatas. Data ekonomi AS yang akan keluar diperkirakan tidak terlalu positif, sehingga dapat menahan laju apresiasi dollar AS terhadap rupiah di rentang 9.700-9.750.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×