kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Rupiah tergelincir lagi ke Rp 13.365 per dollar AS


Rabu, 05 Juli 2017 / 17:33 WIB
Rupiah tergelincir lagi ke Rp 13.365 per dollar AS


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Penantian pasar akan rilis risalah FOMC jadi faktor stagnansi rupiah di pertengahan minggu ini. Nantinya jika risalah FOMC bernada hawkish, bukan tidak mungkin rupiah lanjut melemah.

Di pasar spot, Rabu (5/7) valuasi rupiah tergelincir tipis 0,01% ke level Rp 13.365 per dollar AS dibanding hari sebelumnya. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia yang diumumkan pagi tadi, rupiah melambung 0,27% di level Rp 13.349 per dollar AS.

Putu Agus Pransuamitra, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures pergerakan stagnan rupiah terjadi karena minimnya katalis domestik sementara dari sisi eksternal cenderung wait and see.

Tekanan juga datang dari sajian data ekonomi AS sejak awal pekan yang terhitung positif. Hal ini kembali membuat pelaku pasar optimis memandang tren kenaikan the fed rate sekali lagi tahun ini.

"Katalis domestik sendiri sangat minim pasca inflasi yang naik di awal pekan kemarin," imbuh Putu. Fokus perhatian pasar terhadap rilis risalah FOMC membuat daya tarik terhadap aset berisiko pun mengempis hal ini turut membebani rupiah.

Nantinya jika rilis risalah FOMC menjaga peluang kenaikan The Fed Rate sekali lagi maka kans mata uang Garuda melemah akan kian membesar. "Tergantung dari hasil FOMC, peluang melemah lebih besar lagi untuk Rabu (6/7)," tebak Putu.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×