Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mata uang rupiah di pasar spot dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini.
Menguti data Bloomberg, rupiah di pasar spot dibuka di level Rp 17.873 per dolar AS, Kamis (8/10/2026).
Rupiah menguat 0,08% dibandingkan pada penutupan sehari sebelumnya yang di level Rp 17.887 per dolar AS.
Baca Juga: Makin Berotot, Rupiah Spot Menguat 0,45% ke Rp 17.886 per Dolar AS Jumat (2/10) Siang
Sebelumnya, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet mengatakan, tekanan terhadap rupiah masih berasal dari tingginya yield US Treasury dan preferensi investor terhadap aset dolar AS.
Untuk perdagangan Kamis (8/10), Yusuf memproyeksi, terjadi konsolidasi daripada pembalikan tren.
Rupiah memiliki bantalan kebijakan yang cukup kuat, tetapi lingkungan global belum mendukung penguatan besar. Pasar juga akan mencermati risalah Federal Open Market Committee (FOMC).
Presiden Komisaris HFX International Berjangka, Sutopo Widodo mengatakan, perkembangan konflik Timur Tengah dan harga minyak juga dapat memengaruhi arah rupiah.
Baca Juga: Kurs Rupiah Menguat Jadi Rp 17.899 Per Dolar AS Hari Ini (6/10)
Sutopo memperkirakan, rupiah cenderung melemah di kisaran Rp 17.880–Rp 17.930 per dolar AS pada Kamis (8/10). Yusuf memprediksi, rupiah di rentang Rp 17.830–Rp 17.960 per dolar AS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














