kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Rupiah pasar spot ke Rp 13.368, ini kata ekonom


Rabu, 22 Februari 2017 / 18:00 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Rupiah menguat tipis di hadapan dollar AS sebelum rilis catatan pertemuan The Fed bulan lalu. Kenaikan harga komoditas turut mendukung pergerakan rupiah.
Di pasar spot, Rabu (22/1) nilai tukar rupiah menguat tipis 0,03% ke level Rp 13.368 per dollar AS dibanding sehari sebelumnya. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah menguat 0,1% di Rp 13.356.

Ekonom PT Bank Permata, Josua Pardede menyebutkan, beberapa pejabat The Fed telah memberi sinyal peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan bulan Maret mendatang. "Pernyataan Gubernur The Fed, Janet Yellen juga cenderung hawkish," paparnnya.

Tetapi pasar masih belum yakin akan kenaikan suku bunga The Fed mengingat ada ketidakpastian kebijakan ekonomi Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Presiden Trump belum juga menjelaskan rincian kebijakan ekonominya, termasuk rencana untuk melakukan reformasi pajak.

Di sisi lain, naiknya harga komoditas terutama minyak mentah seiring dengan keberhasilan pemangkasan produksi OPEC memberi sokongan pada rupiah. Selanjutnya, rupiah minim sentimen dalam negeri hingga rilis data inflasi bulan Februari pekan depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×