kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Rupiah menguat usai BI rate naik jadi 7,25%


Kamis, 12 September 2013 / 16:59 WIB
ILUSTRASI. Teller menghitung uang di Bank BNI, Jakarta, Kamis (21/4/2022). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.


Sumber: Bloomberg | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat terbesar sejak Mei tahun 2010 setelah Bank Indonesia hari ini, Kamis (12/9) menaikkan suku bunga acuan menjadi 7,25% dari posisi semula 7%.

Nilai tukar rupiah  NDF (non-deliverable forwards) menguat 2,2%, penguatan tertinggi sejak Mei 2010. Rupiah menguat menjadi Rp 11.254 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pukul 15:45 WIB.

Nilai tukar rupiah turun 15% tahun ini, dan tercatat mengalami kinerja terburuk di Asia karena defisit perdagangan yang mencapai rekor senilai US$ 2,3 miliar di bulan Juli lalu.

"Bank Indonesia memperketat kebijakan dengan memperlambat impor guna mengatasi defisit current account, " kata Khoon Goh, analis di Australia & New Zealand Banking Group Ltd di Singapura.

Ia bilang, kebijakan tersebut sudah tepat dilakukan. “Tetapi defisit current account akan membutuhkan waktu agar pulih kembali," jelasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×