kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.993   76,00   0,45%
  • IDX 9.134   58,47   0,64%
  • KOMPAS100 1.263   7,36   0,59%
  • LQ45 893   3,69   0,41%
  • ISSI 334   4,00   1,21%
  • IDX30 455   2,66   0,59%
  • IDXHIDIV20 538   4,37   0,82%
  • IDX80 141   0,76   0,54%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,65   0,45%

Rupiah Menguat 0,16% ke Rp 16.648 per Dolar AS Dalam Sepekan, Ini Sentimennya


Jumat, 05 Desember 2025 / 16:40 WIB
Rupiah Menguat 0,16% ke Rp 16.648 per Dolar AS Dalam Sepekan, Ini Sentimennya
ILUSTRASI. Rupiah menguat 0,03% di pasar spot ke Rp 16.648 per dolar AS pada Jumat (5/12/2025).(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (5/12/2025). Rupiah di pasar spot menguat 0,03% secara harian ke level Rp 16.648 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah menguat 0,16% dari posisi Rp 16.675 per dolar AS pada Jumat (28/11/2025).

Sedangkan berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,05% secara harian ke Rp 16.655 per dolar AS. Namun, dalam sepekan rupiah Jisdor menguat 0,03% dari posisi Rp 16.661 per dolar AS pada Jumat (28/11/2025).

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, sepekan ini dolar AS cukup tertekan oleh meningkatnya prospek pemangkasan suku bunga oleh The Fed untuk merespons data-data ekonomi yang lebih lemah.

Baca Juga: Rupiah Ditutup Menguat Tipis ke Rp 16.648 Per Dolar AS Hari Ini (5/12)

Sedangkan dari domestik, data ekonomi Indonesia beragam, surplus namun ekspor - impor menurun, inflasi mengalami moderasi. 

"Hari ini cadangan devisa masih bisa naik walau dikhawatirkan tergerus oleh intervensi BI," ujar Lukman kepada Kontan, Jumat (5/12/2025).

Namun demikian, Lukman menilai rupiah masih terbebani prospek pemangkasan suku bunga oleh BI yang juga menegaskan akan mengutamakan stabilitas rupiah.

"Sepekan depan investor akan fokus dengan FOMC, walau diperkirakan hampir pasti akan memangkas suku bunga, namun investor perlu sinyal akan langkah ke depan," kata Lukman.

Baca Juga: Saham Big Banks Bergerak Variatif pada Jumat (5/12): BBCA Menguat, BBRI Terkoreksi

Lukman memproyeksikan rupiah sepekan ke depan di kisaran Rp 16.550 - Rp 16.750 per dolar AS. 

Sementara itu, Kepala Ekonom Bank Central Asia, David Sumual melihat pasar kembali risk on minggu ini seiring laporan data ketenagakerjaan yang menguat. Pasar melihat probabilitas penurunan Fed rate di Desember sedikit menurun dibanding ekspektasi pasar di minggu sebelumnya.

David memproyeksikan rupiah sepekan ke depan akan bergerak pada rentang Rp 16.600 - Rp 16.700 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×