kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Rupiah mendapat dorongan dari pasar modal


Senin, 22 Februari 2016 / 18:33 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rupiah kembali bangkit menghadapi the greenback. Di Pasar Spot, Senin (22/2) rupiah menguat 0,52% ke Rp 13.439 per dollar AS. Sejalan, kurs tengah Bank Indonesia menunjukkan rupiah menguat 0,65% ke Rp 13.460 per dollar AS.

David Sumual, Ekonom PT Bank Central Asia Tbk mengatakan, penguatan rupiah awal pekan ini mendapat dorongan dari kondisi pasar modal dalam negeri yang cukup stabil. "Minggu lalu ada isu pembatasan net intereset margin perbankan yang membayangi pasar modal. Tetapi awal pekan ini pasar modal kembali menguat meski tipis," ujarnya.

Sementara di sisi lain, ekspektasi tertundanya kenaikan suku bunga The Fed membuat dollar AS kurang bertenaga. Bahkan, di saat angka inflasi AS bulan Jnauari yang dirlis akhir pekan lalu naik ke level 0,0% dari angka sebelumnya serta proyeksi minus 0,1%.

"Rilis data inflasi belum mengubah spekulasi terkait kenaikan suku bunga The Fed," imbuh David.

Sepekan ini, David melihat pergerakan nilai tukar rupiah cenderung sepi data baik dari sisi internal maupun eksternal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×