kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Rupiah memimpin penguatan mata uang Asia


Jumat, 11 Juli 2014 / 11:09 WIB
ILUSTRASI. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik pada Kamis (9/2).SURYA/PURWANTO


Sumber: Bloomberg | Editor: Edy Can

JAKARTA. Mata uang rupiah memimpin penguatan di pasar Asia. Penguatan ini merupakan yang terbesar secara mingguan dalam lima bulan terakhir setelah pemilihan presiden 9 Juli lalu.

Otot rupiah menguat sebesar 2,2% dalam pekan ini menjadi 11.623 per dollar Amerika Serikat pada pukul 10.22 WIB. Ini merupakan penguatan terbesar dalam sepekan sejak 14 Februari lalu.

"Kita bisa melihat penguatan rupiah setelah pengumuman hasil presiden mendatang," kata Kepala Ekonomon Bank Central Asia David Sumual. "Fokusnya nantinya adalah penyusunan kabinet baru."

Seperti diketahui, berdasarkan hasil quick count masyoritas lembaga survei, pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla unggul dalam perolehan suara ketimbang lawannya. Rencananya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan hasil resmi pada 22 Juli mendatang.

Pergerakan mata uang rupiah sendiri berbeda dengan mata uang Asia lainnya. Dimana, kebanyakan mata uang Asia lainnya justru melemah akibat krisis keuangan di Portugal.

Contohnya, mata uang Korea yang melemah 0,9% terhadap dollar Amerika Serikat menjadi 1.018,07 dan rupee yang turun 0,8% menjadi 60,205.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×