kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.013   15,00   0,08%
  • IDX 6.115   -33,30   -0,54%
  • KOMPAS100 793   -5,08   -0,64%
  • LQ45 609   -2,85   -0,47%
  • ISSI 211   -0,49   -0,23%
  • IDX30 338   -1,39   -0,41%
  • IDXHIDIV20 427   0,19   0,04%
  • IDX80 91   -0,58   -0,63%
  • IDXV30 116   -0,10   -0,08%
  • IDXQ30 110   0,05   0,04%

Rupiah melemah tipis Rp 12.866


Rabu, 25 Februari 2015 / 10:24 WIB
ILUSTRASI. Yuk simak cara mencuci botol minum pakai cuka supaya lebih bersih


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Otot mata uang garuda masih tertekan dollar Ameriksa Serikat (AS), Rabu (25/2). Mengacu pada kurs referiensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), nilai tukar rupiah melemah tipis Rp 12.887 atau 0,16% dari nilai tukar sebelumnya Rp 12.866.

Sementara mengacu data Bloomberg, di pasar spot rupiah justru menguat 0,2% ke Rp 12.896. Setelah sebelumnya perdagangan Selasa (24/2), nilai tukar rupiah terhadap dollar AS terkoreksi dalam Rp 12.922.

Sebelumnya, Vice President Investment PT Quant Kapital Investama Hans Kwee mengatakan, pasar menunggu uraian Jannet Yellen di depan kongres yang akan dilakukan dalam dua hari ke depan. 

Investor memiliki ekspektasi, Yellen akan memberikan kisi-kisi rencana The Fed menaikkan suku bunga acuan. "Pasar grogi menanti, sehingga rupiah jatuh mendekati level terendah di 
Rp 12.930," kata Hans.

Reny Eka Putri, analis Pasar Uang PT Bank Mandiri Tbk, menambahkan, sentimen Eropa ikut menekan rupiah. Peluang Yunani mendapatkan perpanjangan bailout masih 50%-50%. Ini membuat pasar enggan memegang EUR, USD pun melonjak.

Asal tahu saja, Yellen dalam pidatonya mengisyaratkan tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat ini. Meski perekonomian AS mulai membaik. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×