kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.620   67,00   0,38%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah melemah, paket September I tak ampuh


Kamis, 10 September 2015 / 18:32 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Nilai tukar rupiah sudah terkapar. Paket ekonomi pemerintah yang diumumkan Rabu kemarin (9/11) gagal menahan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS).

Di pasar spot, Kamis (11/9) posisi rupiah melemah 0,5% ke level Rp 14.332 per dollar AS. Kurs tengah Bank Indonesia juga menunjukkan pelemahan rupiah sebesar 0,7% ke level Rp 14.322 per dollar AS.

Trian Fathria, Research and Analyst Divisi Treasury PT Bank Negara Indonesia Tbk mengatakan, paket kebijakan ekonomi pemerintah kurang mendapat apresiasi dari pasar.

Hal tersebut lantaran berabagi paket kebijakan yang disampaikan pemerintah cenderung normastif dan sudah pernah diwacanakan sebelumnya.

Di sisi lain, penguatan dollar AS tetap terjaga menjelang rapat Federal Open Market Committee (FOMC) sekaligus pengumuman tingkat suku bunga The Fed.

Lebih lanjut Trian melihat nilai tukar rupiah turut terkena sentimen dari Brasil.

Lembaga pemeringkat S&P menurunkan peringkat Brasil ke level sampah.

"Ada kekhawatiran Indonesia akan terkena dampaknya," ujar Trian.

Pasalnya, kondisi Indonesia mirip dengan negara Brasil, yakni negara berkembang mengandalkan komoditas sebagai sumber ekspor utama.

Trian menduga rupiah di akhir pekan akan melanjutkan pelemahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×