kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.884   -16,00   -0,09%
  • IDX 7.921   -14,60   -0,18%
  • KOMPAS100 1.116   -0,64   -0,06%
  • LQ45 812   -3,84   -0,47%
  • ISSI 278   0,50   0,18%
  • IDX30 424   -1,80   -0,42%
  • IDXHIDIV20 511   -4,23   -0,82%
  • IDX80 125   -0,15   -0,12%
  • IDXV30 138   -0,78   -0,57%
  • IDXQ30 138   -0,82   -0,59%

Rupiah melemah kena dampak data ekonomi China


Selasa, 14 April 2015 / 10:18 WIB
Rupiah melemah kena dampak data ekonomi China
ILUSTRASI. Manfaat buah aprikot untuk kesehatan.


Reporter: Dina Farisah, Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat kembali tertekan. Merujuk kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), Selasa (14/4) rupiah melemah Rp 12.979 per dollar AS atau 0,26% dari sebelumnya Rp 12.945 per dollar AS.

Sementara, merujuk data Bloomberg pukul 10.16 WIB, di pasar spot justru rupiah menguat tipis ke Rp 1.978 per dollar AS atau 0,08% dari sebelumnya 12.988 per dollar AS.

Pelemahan rupiah sudah diprediksi oleh para analis. Sebut saja, Trian Fatria, analis Divisi Tresuri Bank BNI, menuturkan, rupiah terkikis oleh  neraca perdagangan Tiongkok pada bulan Maret yang kurang menggembirakan, yakni surplus US$ 3,1 miliar. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan estimasi US$ 43,4 miliar.

Ekspor China sepanjang Maret lalu juga turun 15%, sementara impor turun 12,7%. “Sebagai mitra dagang utama Indonesia, negatifnya data neraca perdagangan China turut mendepresiasi rupiah,” ungkap Trian. 

Pelemahan rupiah juga akibat pemangkasan target pertumbuhan ekonomi Asia oleh Bank Dunia. Dalam rilisnya, World Bank juga memangkas pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini, dari 5,6% menjadi 5,2%.

Dari dalam negeri, pelaku pasar akan mencermati hasil rapat Bank Indonesia (BI)  yang memutuskan BI rate.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×