kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.723   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Rupiah Melemah ke Rp 17.723 Hari Ini, Cek Proyeksi untuk Rabu (26/8)


Selasa, 25 Agustus 2026 / 16:45 WIB
Rupiah Melemah ke Rp 17.723 Hari Ini, Cek Proyeksi untuk Rabu (26/8)
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah melemah (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah bergerak terbatas terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (25/8/2026), meski pasar domestik libur nasional.

Mengutip data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup di level Rp 17.723 per dolar AS, melemah tipis 0,03% dibandingkan posisi penutupan Senin (24/8) di Rp 17.721 per dolar AS.

Baca Juga: Pemangkasan RKAB Tekan Penjualan Alat Berat Intraco Penta (INTA)

Pergerakan rupiah berlangsung di tengah penguatan dolar AS serta meningkatnya sentimen risk-off di pasar global.

Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, pelemahan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS yang rebound di tengah sentimen risk-off global akibat meningkatnya ketidakpastian terkait dampak Economic D-Day yang diserukan AS," ujar Lukman kepada Kontan, Senin (24/8/2026).

Menurut Lukman, ketidakpastian tersebut berkaitan dengan potensi pemberlakuan sanksi AS terhadap negara pihak ketiga, bank asing, maupun perusahaan komersial yang memberikan dukungan ekonomi vital kepada Iran.

Kondisi tersebut mendorong investor untuk lebih berhati-hati dan berpotensi meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven, termasuk dolar AS. Pada akhirnya, sentimen tersebut memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Baca Juga: Simak Rekomendasi Teknikal Saham BRPT, BBCA, dan AMRT untuk Rabu (26/8)

Rupiah Diproyeksikan Rp 17.700-Rp 17.800

Untuk perdagangan Rabu (26/8/2026), Lukman mengatakan pelaku pasar masih akan mencermati perkembangan terkait sanksi AS terhadap Iran.

Selain sentimen geopolitik, pasar juga akan menunggu sejumlah data ekonomi penting dari AS yang dapat memengaruhi ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter Federal Reserve.

Salah satunya adalah data Personal Consumption Expenditures (PCE) yang menjadi salah satu indikator inflasi utama yang diperhatikan The Fed dalam menentukan kebijakan suku bunga.

Baca Juga: Pasar Domestik Libur, Rupiah Spot Melemah Tipis ke Rp 17.723 per Dolar Selasa (25/8)

Pasar juga akan mencermati revisi kedua pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) AS untuk mendapatkan gambaran lebih lanjut mengenai kondisi perekonomian Negeri Paman Sam.

"Pasar masih akan mencermati perkembangan sanksi AS dan data ekonomi AS," kata Lukman.

Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, Lukman memperkirakan rupiah pada perdagangan Rabu (26/8/2026) akan bergerak dalam rentang Rp 17.700-Rp 17.800 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×