kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Rupiah Melemah ke Rp 17.100, Konflik Timur Tengah Picu Tekanan


Selasa, 07 April 2026 / 15:38 WIB
Rupiah Melemah ke Rp 17.100, Konflik Timur Tengah Picu Tekanan
ILUSTRASI. Rupiah turun 0,38% ke Rp 17.100! Konflik Timur Tengah jadi pemicu utama. Simak proyeksi selengkapnya besok. (TRIBUNNEWS/Jeprima)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (7/4/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,38% secara harian ke Rp 17.100 per dolar AS.

Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,32% secara harian ke Rp 17.092 per dolar AS.

Analis mata uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pelemahan rupiah karena sentimen eskalasi di Timur Tengah. Gangguan lalu lintas kapal tanker dalam beberapa pekan terakhir telah memperketat ekspektasi pasokan dan meningkatkan premi risiko di seluruh pasar minyak.

Upaya diplomatik untuk meredakan konflik tampaknya goyah. Iran menolak proposal yang didukung AS yang menguraikan gencatan senjata 45 hari dan pembukaan kembali selat secara bertahap, bersamaan dengan negosiasi yang lebih luas tentang pencabutan sanksi dan rekonstruksi.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rekor Terlemah Rp 17.105 per Dolar AS pada Selasa (7/4)

“Iran menolak proposal tersebut dan menyerukan penghentian permusuhan secara permanen, jaminan yang mengikat terhadap serangan di masa mendatang, pencabutan sanksi, dan kompensasi atas kerusakan,” ujar Ibrahim, Selasa (7/4/2026).

Trump menegaskan kembali bahwa tenggat waktu hari Selasa itu tegas dan memperingatkan bahwa kegagalan untuk mematuhi dapat memicu serangan AS terhadap infrastruktur Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan. Ia juga mengatakan Iran dapat "disingkirkan" dengan cepat, menggarisbawahi meningkatnya risiko eskalasi yang lebih luas.

Ibrahim memproyeksikan rupiah besok (8/4/2026) bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah di rentang Rp 17.100 – Rp 17.150 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×