kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Rupiah masih rawan tekanan


Selasa, 24 Mei 2016 / 17:54 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Potensi pelemahan kurs rupiah masih terbuka selagi sentimen eksternal masih mendominasi.

Di pasar spot, Selasa (24/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah 0,47% di Rp 13.638. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia rupiah cenderung flat di level Rp 13.606.

Analis PT Asia Tradepoint Futures, Andri Hardianto mengatakan, pelemahan rupiah disebabkan oleh terkikisnya harga minyak serta informasi dari beberapa bank di Eropa yang melepas rupiah ke pasar. Sedangkan dari dalam negeri, besarnya angka capital outflow terutama di surat berharga pemerintah turut memukul rupiah.

Selagi sentimen eksternal masih kuat, Andri menduga rupiah akan melanjutkan pelemahan pada Rabu (25/5). Apalagi, rupiah masih terus tertekan oleh spekulasi kenaikan suku bunga The Fed. "Dari dalam negeri belum ada sentimen yang menggerakkan rupiah," ujarnya.

Selasa malam, Amerika Serikat (AS) akan merilis data penjualan rumah baru dengan prediksi naik menjadi 521.000 dari sebelumnya 511.000. Jika sesuai prediksi, data ini akan mendukung peluang The Fed untuk menaikkan suku bunga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×