kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah Jisdor menguat 0,10% ke Rp 14.453 per dolar AS pada Jumat (30/4)


Jumat, 30 April 2021 / 15:33 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller menghitung pecahan 100 dollar US di salah satu bank di Jakarta./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo.


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) menguat pada Jumat (30/4). Pada pukul 15.30 WIB, rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI ada di Rp 14.453 per dolar AS, menguat 0,10% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.468 per dolar AS.

Pergerakan rupiah Jisdor ini sejalan dengan rupiah di pasar spot. Jumat (30/4), rupiah spot ditutup pada level Rp 14.445 per dolar AS, menguat tipis 0,03% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.450 per dolar AS.

Di Asia, rupiah menguat bersama pesso Filipina yang menguat 0,35% dan yen Jepang yang menguat 0,05% terhadap dolar AS.

Sedangkan mayoritas mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS sore hari ini. Won Korea memimpin pelemahan mata uang Asia terhadap dolar AS dengan pelemahan 0,35%, disusul dolar Taiwan yang melemah 0,22%, dolar Singapura melemah 0,09%, rupee India melemah 0,04%, ringgit Malaysia melemah 0,02%, dolar Hong Kong melemah 0,02% dan yuan China melemah 0,006% terhadap dolar AS. 

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 90,75, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 90,61.

Selanjutnya: Menguat tipis, rupiah spot ditutup di level Rp 14.445 per dolar AS pada Jumat (30/4)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×