kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah Jisdor melemah 0,13% ke Rp 14.184 per dolar AS pada Rabu (27/10)


Rabu, 27 Oktober 2021 / 15:40 WIB
ILUSTRASI. Rupiah Jisdor melemah terhadap dolar AS./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo.


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia ada di level Rp 14.184 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (27/10), melemah 0,13% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.165 per dolar AS.

Pergerakan rupiah Jisdor ini sejalan dengan rupiah spot. Di pasar spot, rupiah ditutup pada level Rp 14.173 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Rabu (27/10), melemah 0,14% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.153 per dolar AS.

Di Asia, rupiah melemah bersama mayoritas mata uang lainnya. Won Korea memimpin pelemahan mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS dengan pelemahan 0,29%, disusul baht Thailand yang melemah 0,14%, rupiah melemah 0,14%, rupee India melemah 0,08%, ringit Malaysia melemah 0,06%, dolar Singapura melemah 0,05%, dolar Hong Kong melemah 0,03% dan yuan China yang melemah 0,03% terhadap dolar AS.

Sedangkan yen Jepang, dolar Taiwan dan pesso Filipina menguat terhadap dolar AS sore hari ini dengan penguatan masing-masing 0,39%. 0,10% dan 0,08%.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 93,86, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 93,94.

Selanjutnya: Loyo, rupiah spot melemah 0,14% ke Rp 14.173 per dolar AS pada Rabu (27/10)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×