kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Rupiah Ditutup Rebound Rp 18.022 di Akhir Juli, Meski Masih Melemah Secara Mingguan


Jumat, 31 Juli 2026 / 15:24 WIB
Rupiah Ditutup Rebound Rp 18.022 di Akhir Juli, Meski Masih Melemah Secara Mingguan
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah melemah (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah berhasil bangkit terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (31/7/2026), seiring masih tertekannya pergerakan dolar AS di pasar global.

Mengutip data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup di level Rp 18.022 per dolar AS, menguat 0,49% dibandingkan penutupan hari sebelumnya di Rp 18.111 per dolar AS.

Kendati demikian, secara mingguan mata uang Garuda masih mencatat pelemahan sekitar 0,33%.

Baca Juga: Laba Mitra Pinasthika (MPMX) Melesat 23% pada Semester I-2026

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia juga menunjukkan penguatan.

Rupiah Jisdor berada di level Rp 18.058 per dolar AS, menguat 0,11% dari posisi sebelumnya Rp 18.078 per dolar AS.

Penguatan tersebut sekaligus memperpanjang tren positif rupiah Jisdor menjadi tiga hari perdagangan berturut-turut.

Di pasar valuta asing global, indeks dolar AS yang mengukur pergerakan greenback terhadap enam mata uang utama dunia naik tipis ke level 100,22, setelah sehari sebelumnya merosot 0,8%.

Baca Juga: Laba Bersih Bangun Kosambi (CBDK) Naik 225,49% per Semester I-2026

Meski menguat tipis pada Jumat, indeks dolar masih berada di jalur penurunan sekitar 1,2% secara mingguan dan melemah sekitar 0,9% sepanjang Juli.

Pelemahan dolar dipicu ekspektasi pasar bahwa laju kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) tidak akan seagresif yang sebelumnya diperkirakan, setelah bank sentral AS mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×