Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah berhasil bangkit terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (31/7/2026), seiring masih tertekannya pergerakan dolar AS di pasar global.
Mengutip data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup di level Rp 18.022 per dolar AS, menguat 0,49% dibandingkan penutupan hari sebelumnya di Rp 18.111 per dolar AS.
Kendati demikian, secara mingguan mata uang Garuda masih mencatat pelemahan sekitar 0,33%.
Baca Juga: Laba Mitra Pinasthika (MPMX) Melesat 23% pada Semester I-2026
Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia juga menunjukkan penguatan.
Rupiah Jisdor berada di level Rp 18.058 per dolar AS, menguat 0,11% dari posisi sebelumnya Rp 18.078 per dolar AS.
Penguatan tersebut sekaligus memperpanjang tren positif rupiah Jisdor menjadi tiga hari perdagangan berturut-turut.
Di pasar valuta asing global, indeks dolar AS yang mengukur pergerakan greenback terhadap enam mata uang utama dunia naik tipis ke level 100,22, setelah sehari sebelumnya merosot 0,8%.
Baca Juga: Laba Bersih Bangun Kosambi (CBDK) Naik 225,49% per Semester I-2026
Meski menguat tipis pada Jumat, indeks dolar masih berada di jalur penurunan sekitar 1,2% secara mingguan dan melemah sekitar 0,9% sepanjang Juli.
Pelemahan dolar dipicu ekspektasi pasar bahwa laju kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) tidak akan seagresif yang sebelumnya diperkirakan, setelah bank sentral AS mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
