kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.798   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.102   70,58   0,88%
  • KOMPAS100 1.143   11,20   0,99%
  • LQ45 827   6,00   0,73%
  • ISSI 287   3,49   1,23%
  • IDX30 431   4,02   0,94%
  • IDXHIDIV20 516   3,30   0,64%
  • IDX80 128   1,12   0,88%
  • IDXV30 140   0,97   0,70%
  • IDXQ30 140   0,90   0,65%

Rupiah diprediksi melemah atas dolar AS pada Senin (21/6)


Senin, 21 Juni 2021 / 06:45 WIB
Rupiah diprediksi melemah atas dolar AS pada Senin (21/6)


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah diperkirakan melemah setelah The Federal Reserve (The Fed) memilih keputusan yang bernada hawkish.

Division Manager Royal Trust Futures Suluh Adil Wicaksono mengatakan, keputusan The Fed yang bernada hawkish mempengaruhi mata uang global tidak terkecuali rupiah.

Suluh memproyeksikan rupiah saat ini riskan melemah. Apalagi, dari dalam negeri lonjakan penambahan jumlah Covid-19 yang cukup tinggi turut memberi sentimen negatif bagi rupiah. "Tekanan terhadap rupiah tetap ada meski distribusi vaksin berjalan dengan baik," kata Suluh, Jumat (18/6).

Baca Juga: Tapering off dalam jangka pendek bakal menekan mata uang dunia

Senada, Kepala Ekonom BCA David Sumual memperkirakan, pergerakan rupiah di awal pekan masih akan melemah tipis. Menurut David, sentimen The Fed yang mengatakan perbaikan ekonomi AS akan lebih cepat menyulut ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dan menekan rupiah.

Sementara, dari dalam negeri belum ada sentimen yang bisa mengangkat rupiah menguat. Sedangkan, saat ini muncul kekhawatiran terahdap pandemi Covid-19 yang semakin menyebar.

Suluh memproyeksikan rentang rupiah Senin (21/6), berada di Rp 14.350 per dollar AS-Rp 14.450 per dollar AS. Kompak, David memproyeksikan rupiah melemah tipis di rentang Rp 14.350 per dollar AS hingga Rp 14.450 per dollar AS.

Selanjutnya: IHSG tertekan lonjakan kasus Covid-19, bagaimana proyeksi hingga akhir tahun?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×