kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Rupiah diperkirakan mengawali perdagangan pekan depan dengan pelemahan


Minggu, 25 Oktober 2020 / 12:14 WIB
ILUSTRASI. Karyawati menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Minggu (7/6/2020). ANTARA FOTO/Reno Esnir/aww. *** Local Caption ***


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah diperkirakan mengawali perdagangan awal pekan dengan pelemahan. Dalam sepekan terakhir, rupiah di pasar spot membukukan kinerja yang apik setelah menguat 0,26%. Pada Jumat (23/10), rupiah sendiri ditutup di level Rp 14.660 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sementara di kurs tengah Bank Indonesia (BI), mata uang Garuda ini juga punya kinerja yang oke setelah ditutup menguat 0,19% dalam sepekan kemarin. Padahal, pada Jumat, rupiah di kurs JISDOR melemah 0,27% ke Rp 14.738 per dolar AS.

Analis Monex Investindo Futures Faisyal menilai pada Senin (26/10), pasar masih akan cenderung mengambil sikap wait & see. Pasalnya, tarik ulur antara partai demokrat dan partai republik mengenai stimulus masih belum menunjukkan tanda-tanda akan segera menemui titik terang.

Baca Juga: Waspada, rupiah diramal bergerak volatil pada pekan depan

“Kabar terakhir memang kubu demokrat sudah cukup yakin kesepakatan semakin dekat, tapi Mnuchin bilang justru masih ada jarak mengenai kesepakatan angka stimulus. Oleh sebab itu, kemungkinan dolar AS masih akan menguat selama tidak ada kabar positif mengenai stimulus,” ujar Faisyal kepada Kontan.co.id, Jumat (23/10).

Dengan begitu, Faisyal memperkirakan rupiah akan cenderung melemah dengan rentang Rp 14.600 - Rp 14.750 per dolar 

Selanjutnya: Rupiah pekan depan diprediksi bergerak volatil, berikut sentimen pendorongnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×