kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Rupiah Berpeluang Sideways Pada Perdagangan Kamis (24/8), Cermati Sentimennya


Kamis, 24 Agustus 2023 / 06:45 WIB
Rupiah Berpeluang Sideways Pada Perdagangan Kamis (24/8), Cermati Sentimennya


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah berpotensi bergerak sideways pada perdagangan Kamis (24/8). Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo mengatakan, investor kini menantikan pidato Gubernur The Fed Jerome Powell pada simposium tahunan bank sentral di Jackson Hole akhir pekan ini.

Pelaku pasar akan mencermati pidato tersebut untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah suku bunga acuan The Fed. Pada pekan lalu, risalah dari pertemuan bulan Juli 2023 The Fed menunjukkan bahwa pembuat kebijakan menekankan risiko inflasi yang meningkat masih ada.

"Hal ini membiarkan pintu terbuka untuk pengetatan kebijakan lebih lanjut," kata Sutopo saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (23/8).

Presiden Richmond Fed Thomas Barkin pada Selasa (22/8) mengatakan, The Fed harus terbuka terhadap kemungkinan bahwa ekonomi akan mulai berakselerasi kembali. Untuk itu, The Fed perlu menjaga tekanan inflasi agar tetap rendah.

Baca Juga: Rupiah Melemah di Atas Rp 15.000 Sejak Agustus 2023, Simak Prediksi Mata Uang Garuda

Analis Mata Uang Lukman Leong juga memperkirakan, investor masih akan wait and see menanti pidato Jerome Powell di Jackson Hole minggu ini. 
Dari internal, investor mengantisipasi pernyataan gubernur Bank Indonesia (BI) dan langkah BI menjaga stabilitas rupiah.

Lukman melihat, rupiah akan cenderung datar di awal perdagangan namun berpotensi menguat terbatas pada Kamis (24/8). 

"Namun, apabila sikap BI lebih hawkish, maka rupiah berpotensi melanjutkan penguatan," ucap Lukman.

Lukman dan Sutopo memprediksi, rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp 15.250-Rp 15.350 per dolar AS pada perdagangan Kamis (24/8). 
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah spot menguat sebesar 0,14% ke level Rp 15.295 per dolar AS pada Rabu (23/8).

Sedangkan merujuk Jisdor BI, rupiah menguat 0,05% ke level Rp 15.319, dari Rp 15.326 pada hari perdagangan sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×