kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah berhasil bertahan di Level Rp 14.200-an hingga akhir perdagangan hari ini


Senin, 03 Desember 2018 / 17:19 WIB
ILUSTRASI. Uang rupiah


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat berhasil menguat pada perdagangan Senin (3/12). Di pasar spot, rupiah menguat 0,41% ke level Rp 14.244 per dollar AS. Sementara kurs tengah rupiah di Bank Indonesia menguat 0,60% ke level Rp 14.252 per dollar AS.

Analis Monex Investindo Futures Putu Agus Pransuamitra mengatakan, hasil pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping pada G20 akhir pekan lalu cukup mempengaruhi pergerakan rupiah hari ini. Kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk tidak saling balas tarif barang-barang impor.

Sebelum pertemuan tersebut berlangsung, tersiar kabar bahwa AS akan segera merealisasi tarif impor baru kepada China pada awal Januari mendatang. “Ada harapan perang dagang akan benar-benar berakhir,” imbuhnya Senin (3/12).

Selain itu, hasil data inflasi Indonesia di bulan November yang berada di level 3,23% (yoy) juga membantu penguatan rupiah pada hari ini.

Putu menyebut, rupiah masih bisa melanjutkan penguatannya pada perdagangan besok Selasa (4/12) mengingat para pelaku pasar masih akan merespons hasil pertemuan G20 lalu. Momentum penguatan kemungkinan berlangsung setidaknya sampai data-data ekonomi AS dirilis akhir pekan nanti, salah satunya adalah data non-farm payroll.

Menurut Putu, rupiah akan bergerak di kisaran Rp 14.150—Rp 14.300 per dollar AS pada perdagangan besok.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×