kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Rupee Terangkat Kebijakan Bank Sentral India, Ini Strateginya


Senin, 30 Maret 2026 / 10:47 WIB
Rupee Terangkat Kebijakan Bank Sentral India, Ini Strateginya
ILUSTRASI. INDIA-CENBANK/RUPEE-DEFENCE (REUTERS/Francis Mascarenhas)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupee India (INR) stabil di sekitar 94,76 per dolar AS, menghentikan penurunan setelah mencapai titik terendah sepanjang masa karena otoritas turun tangan untuk menahan tekanan pada mata uang tersebut. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Senin (30/3), dalam respons kebijakan yang kuat, Bank Sentral India (RBI) memperkenalkan batasan baru pada eksposur valuta asing bank, membatasi posisi terbuka di pasar domestik sebesar US$ 100 juta pada akhir setiap hari perdagangan, efektif mulai 10 April. 

Langkah ini memaksa pemberi pinjaman untuk mengurangi posisi besar dan membatasi kemampuan mereka untuk membangun taruhan sepihak yang agresif terhadap rupee. 

Intervensi ini terjadi karena rupee telah menurun lebih dari 4% selama sebulan terakhir, jatuh ke sekitar 94,82 per dolar AS. Tekanan diperparah oleh arus keluar modal yang berkelanjutan, termasuk lebih dari US$ 11 miliar yang keluar dari bursa saham India dan arus keluar dari obligasi ke level rekor sebesar US$ 1,6 miliar pada bulan Maret 2026. Kondisi tersebut semakin melemahkan permintaan terhadap mata uang tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×