Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga emas diproyeksi kembali menguat karena kondisi geopolitik di Timur Tengah masih memanas. Mengutip Trading Economics, harga emas berada di level US$ 4.677 per troi ons. Sementara mengutip situs Logam Mulia, harga emas Antam di level Rp 2.857.000 per gram.
Analis Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi memperkirakan support pertama harga emas di level US$ 4.543 per troi ons dan harga emas Antam di Rp 2.827.000 per gram.
Kemudian jika seandainya terjadi koreksi berikutnya, kemungkinan support kedua di level US$ 4.358 per troi ons dan support kedua harga emas Antam di Rp 2.780.000 per gram.
Baca Juga: Hingga 31 Maret 2026, OJK Jatuhkan Denda Rp 96,33 Miliar kepada Pelanggar Pasar Modal
Akan tetapi, jika seandainya harga emas naik, maka resistance pertama di level US$ 4.878 per troi ons dan harga emas Antam di level Rp 2.890.000 per gram. Jika kemudian menguat lagi, resistance kedua diproyeksikan di level US$ 5.080 per troi ons dan harga emas Antam Rp 3 juta per gram.
“Kemungkinan besar logam mulia atau harga emas Antam di pekan depan menyentuh level Rp 3 juta per gram,” ucap Ibrahim, Minggu (5/4/2026).
Ibrahim menyebut pergerakan harga emas dipengaruhi dinamika perang di Timur Tengah. Iran disebut tengah mempersiapkan 1 juta pasukan garda revolusi, dan 1 juta pasukan milisi/kombatan. Sehingga diperkirakan Iran mempersiapkan 2 juta pasukan untuk mengantisipasi terjadinya serangan darat dari AS – Israel.
Baca Juga: Dian Swastatika (DSSA) Siap Merealisasikan Stock Split, Simak Jadwalnya
“Geopolitik di Timur Tengah dan Ukraina menentukan sekali dalam minggu depan,” jelas Ibrahim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













