kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.014   -35,00   -0,21%
  • IDX 7.200   152,19   2,16%
  • KOMPAS100 995   23,62   2,43%
  • LQ45 732   16,48   2,30%
  • ISSI 256   4,99   1,99%
  • IDX30 397   8,50   2,19%
  • IDXHIDIV20 495   7,54   1,55%
  • IDX80 112   2,64   2,41%
  • IDXV30 137   1,34   0,99%
  • IDXQ30 129   2,52   1,99%

Rudiantara berupaya permudah IPO start-up


Rabu, 28 Februari 2018 / 15:46 WIB
Menkominfo Rudiantara saat Startups GoPublic di BEI


Reporter: Nisa Dwiresya Putri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Komunikasi dan Teknologi Informatika Rudiantara menyatakan pentingnya posisi start-up dalam perkembangan dunia bisnis di Indonesia. Dalam catatannya, start-up Indonesia punya potensi besar.

Menurut Rudiantara, Indonesia saat ini menjadi spot light. Sebanyak empat unicorn dari tujuh unicorn di ASEAN berasal dari Indonesia. Adapun unicorn lain, misalnya dari Malaysia juga dapat kontribusi terbesar dari Indonesia.

Selain unicorn tersebut, Indonesia juga punya banyak start-up lainnya baik dari seri A, B, atau C. Suatu saat, menurut Rudiantara, investor start-up harus keluar. Satu-satu cara keluar paling optimal adalah dengan menawarkan saham perdana kepada publik alias initial public offering (IPO).

Rudiantara menyebut telah berdiskusi untuk memudahkan start-up yang masih membukukan rugi untuk bisa IPO. Ia juga menunjukkan kesiapan untuk melakukan advokasi agar regulasi yang ada bisa memudahkan start-up untuk IPO.

"Kami membuka kesempatan seluasnya. Mendirikan start-up tidak perlu izin. Hanya perlu regiatrasi dan bisa dilakukan online. Pemerintah terus membuat regulasi yang sederhana. Ini harus dimanfaatkan," tutur Rudiantara dalam acara Startups #Gopublic di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/2).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×