kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.813   37,00   0,22%
  • IDX 8.330   97,56   1,19%
  • KOMPAS100 1.163   23,16   2,03%
  • LQ45 833   19,59   2,41%
  • ISSI 298   1,97   0,67%
  • IDX30 433   11,58   2,75%
  • IDXHIDIV20 515   14,54   2,91%
  • IDX80 129   2,71   2,15%
  • IDXV30 139   2,71   1,99%
  • IDXQ30 140   4,50   3,32%

Royal Investium Sekuritas: Masih banyak pekerjaan rumah Grup Bakrie


Jumat, 03 Agustus 2018 / 21:35 WIB
Royal Investium Sekuritas: Masih banyak pekerjaan rumah Grup Bakrie
ILUSTRASI.


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa laporan kinerja keuangan emiten Grup Bakrie masih didominasi catatan kerugian. Kondisi tersebut turut berdampak pada performa harga saham grup ini. 

Saham-saham tersebut di antaranya PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Bakrie & Brothers; Tbk (BNBR) dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL). Untuk kinerja keuangan DEWA di semester I-2018 tercatat merugi US$ 2,13 juta, padahal di periode yang sama tahun lalu masih membukukan laba US$ 43.397.

Kerugian BNBR melonjak dari Rp 451,78 miliar menjadi Rp 1,70 triliun pada periode yang sama tahun ini. Sedangkan angka kerugian BTEL turun 8,12% dari Rp 587,88 miliar menjadi Rp 540,11 miliar di semester pertama tahun ini.

PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) justru mencatatkan kinerja sebaliknya. Laba emiten properti ini melonjak dari Rp 33,11 miliar menjadi Rp 3,02 triliun karena keuntungan penyelesaian utang obligasi.

Analis Royal Investium Sekuritas Wijen Ponthus mengatakan, masalah di saham Grup Bakrie bukan pada laporan kinerja keuangan. Namun yang perlu ditekankan adalah kinerja manajemen dan corporate governance yang perlu ditegaskan.

"Perusahaan yang baik menurut saya adalah perusahaan yang memiliki manajemen yang terbuka, informasi visi ke depan yang jelas kepada investor," kata Wijen kepada Kontan.co.id, Jumat (3/8).

Selain itu, citra saham Bakrie Group di mata para investor juga perlu diluruskan. Sehingga perlu perjalanan panjang bagi emiten saham Bakrie Group untuk meningkatkan reputasi Bakrie di mata investor Tanah Air. "Cukup itu saja, soal proyeksi, selama itu belum dilakukan maka tidak ada proyeksi. Sekarang tanggung jawab Bakrie Group untuk mengembalikan reputasinya," ungkap Wijen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×