kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

RNI: Penerbitan sukuk untuk minimalkan risiko


Rabu, 02 Agustus 2017 / 17:24 WIB


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) memutuskan menerbitkan surat utang berbentuk sukuk senilai Rp 200 miliar. Pemilihan instrumen sukuk lantaran melihat potensi yang cukup baik. Apalagi, dorongan dari pemegang saham untuk masuk ke segmen syariah serta diversifikasi instrumen dapat meminimalkan risiko.

"Kalau misalnya kami menerbitkan instrumen yang bervariasi, kami melakukan persebaran risiko dengan baik," jelas Direktur Keuangan RNI Mochammad Yana Aditya kepada KONTAN, Rabu (2/8).

Selama ini perusahaan yang mayoritas bergerak di bidang agribisnis menggunakan sektor perbankan dan surat utang Mid Term Notes (MTN) konvensional.

Sukuk ijarah yang baru saja diterbitkan RNI sebesar Rp 200 miliar merupakan rangkaian dari MTN RNI Tahun 2017 sebesar Rp 665 miliar. Sebelumnya, pada April dan Juli lalu, RNI telah menerbitkan Rp 465 miliar surat utang MTN konvensional.

Potensi sukuk ini terlihat dari jumlah peminat surat utang yang mencapai oversubscribed atau kelebihan permintaan hingga 2,4 kali lipat alias nilai permintaan mencapai Rp 475 miliar.

Yana melihat hal tersebut ditopang dari peringkat perusahaan di idA- atau single A minus oleh Pefindo. Hal tersebut menunjukkan bahwa investor sebenarnya sangat tertarik untuk mengucurkan dana di sektor industri dan agribisnis.

"Ini merupakan sukuk ijarah yang pertama kali di perusahaan yang begerak di bidang industri agribisnis khususnya gula," lanjut Yana.

Kupon yang ditawarkan senilai 10% dan telah diterbitkan sejak awal Juli 2017. Jatuh tempo sukuk pada 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×