kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Reksadana berbasis infrastruktur diramal molek


Senin, 01 Februari 2016 / 17:52 WIB


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Reksadana berbasis saham infrastruktur diprediksi membagikan return molek tahun ini. Salah satunya, exchange traded fund (ETF) Premier SMinfra 18 yang beraset dasar indeks SMinfra 18.

Analis Infovesta Utama Beben Feri Wibowo memperkirakan produk ini bisa membagikan return sekitar 10,38% hingga 13,84% hingga akhir tahun. "Prediksi return tersebut mengacu pada kinerja indeks SMinfra18," ujar Beben, Senin (1/2).

Menurut Beben, sektor infrastruktur tahun ini akan ditopang oleh belanja pembangunan infrastruktur pemerintah seiring membaiknya pertumbuhan ekonomi. Pemerintah juga diprediksi akan mengeluarkan kebijakan terkait pembangunan infrastruktur yang berpotensi memberikan sentimen positif terhadap saham aset dasar indeks SMinfra 18 seperti sektor konstruksi, infrastruktur dan semen.

"Kinerja produk ini akan dipengaruhi oleh faktor internal seperti data ekonomi makro, sektor dan emiten termasuk isu emiten," ujar Beben.

Di sisi lain, faktor eksternal terkait masalah perlambatan ekonomi global termasuk Tiongkok atau kebijakan negara lain seperti kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, the Fed serta kebijakan susulan penurunan tingkat suku bunga Jepang menjadi negatif juga akan berdampak terhadap kinerja ETF Premier SMinfra18 tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×