kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Rekomendasi saham INKP, TPIA, dan BBNI untuk hari ini


Kamis, 21 November 2019 / 06:00 WIB
Rekomendasi saham INKP, TPIA, dan BBNI untuk hari ini

Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik tipis pada akhir perdagangan Rabu (20/11). Berikut rekomendasi teknikal tiga saham pilihan dari sejumlah analis untuk diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada Kamis (21/11).


PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)

Pergerakan harga saham INKP menunjukkan indikator MACD death cross, dengan RSI yang menurun. Sedangkan untuk indikator Stochastic dalam kecenderungan turun. Untuk support moving average (MA)20 berada di level Rp 7.800 per saham dengan candlestick membentuk gravestone doji. Harga berpotensi melanjutkan pelemahan jika support tidak mampu dipertahankan.

Rekomendasi: Wait and see
Support:
Rp 7.800
Resistance: Rp 8.500
William Hartanto, Panin Sekuritas

Baca Juga: IHSG naik tipis, saham dua bank ini diburu asing


PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA)

Saham TPIA saat ini masih menunjukkan munculnya doji candle dengan indikator RSI yang melemah. Harga juga ditutup di bawah moving average (MA)20 dengan volume perdagangan menurun. Sedangkan indikator MACD dan Stochastic juga menunjukkan pergerakan turun.

Rekomendasi: Sell on strength
Support: Rp 8.690
Resistance: Rp 9.25
Achmad Yaki, BCA Sekuritas

Baca Juga: Rupiah ditutup melemah 0,04% di level Rp 14.095 per dolar AS


PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

Pergerakan harga saham BBNI berada dalam fase bullish uptrend, dengan kecenderungan harga bakal menguat secara harian maupun mingguan. Apalagi level resistance Rp 7.600 per saham sudah berhasil ditembus. Indikator MACD di atas 0 mengindikasikan sinyal uptrend, dengan RSI yang masih mengarah ke atas dan mempunyai ruang untuk kembali menguat. Indikator stochastic sudah golden cross dan menunjukkan tren bullish.

Rekomendasi: Buy
Support: Rp 7.500
Resistance: Rp 7.900
Chris Apriliony, Jasa Utama Capital Sekuritas



Video Pilihan

TERBARU

×