kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Rekomendasi analis untuk saham emiten mamin yang tengah diselimuti sentimen negatif


Minggu, 08 Maret 2020 / 16:02 WIB
ILUSTRASI. An employee of PT Unilever Indonesia shows Pepsodent tooth paste at Foodmart Fresh supermarket in Jakarta, Indonesia, October 31, 2016. REUTERS/Beawiharta/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD - SEARCH BUSINESS 3 APR FOR ALL IMAGES


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Noverius Laoli

3, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)

Analis melihat SIDO merupakan salah satu emiten yang akan cukup terdampak cukai minuman berpemanis. Pasalnya Kuku Bima sebagai salah satu produk unggulan SIDO termasuk dalam produk yang dikenakan cukai.

Kendati demikian, SIDO yang tengah menyasar pasar ekspor, khususnya Filipina, Malaysia, dan Nigeria, diperkirakan mampu meningkatkan penjualan dari ekspor sebesar 6% - 7% pada tahun ini.

Analis Sinarmas Sekuritas Paulina dalam risetnya pada 21 Februari 2020 merekomendasikan untuk Add saham SIDO dengan target price Rp 1.400 per saham.

Baca Juga: Valuasi IHSG terdiskon, investor bisa mencermati saham-saham ini

4. PT Mayora Indah Tbk (MYOR)

Analis melihat upaya MYOR dengan menyiapkan dana sekitar Rp 76,80 miliar untuk pembelian mesin baru akan berdampak positif. Lantaran pembelian mesin ini akan bisa mengangkat jumlah produksi dan penjualan volume ekspor.

Hingga September 2019, penjualan domestik MYOR mencapai Rp 9,91 triliun atau sekitar 55,19% atau naik 4,04%. Sementara penjualan ekspor sebesar Rp 8,05 triliun atau naik 2,86%.

Baca Juga: IHSG jatuh dalam, ini kriteria saham-saham yang dilirik dana pensiun

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony merekomendasikan untuk Buy saham MYOR dengan target price Rp 2.500 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×