kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Rekomendasi analis bagi emiten rokok


Senin, 23 Mei 2016 / 21:09 WIB
Rekomendasi analis bagi emiten rokok

Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Bulan Mei 2016 adalah bulan positif untuk pertumbuhan rokok eceran. Namun dari hasil survei Kevin Halim dan Ferdy Wan dari tim Riset Mandiri Sekuritas menemukan peningkatan rerata harga jual yang lebih lambat 1,4% MoM pada Mei 2016.

Turun dibandingkan dengan pertumbuhan MoM 2,5% pada April 2016. Djarum membukukan kenaikan harga MoM tertinggi 2,1%.

"Tetapi survei kami menemukan peningkatan rerata harga jual yang lebih lambat 1,4% MoM pada Mei 2016 dibandingkan dengan pertumbuhan MoM 2,5% pada April 2016 kata Kevin Halim dan Ferdy Wan dari tim Riset Mandiri Sekuritas

Dalam 5 bulan terakhir, rata-rata kenaikan harga rokok 4,8% year to date (YTD). Dalam sampel Kevin dan Fery menambahkan dua merek rokok yakni LA Bold oleh PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk dan Dunhill Mild 20 oleh PT Bentoel Internasional Investama Tbk.

HMSP mencatat kenaikan harga 1,3% MoM. Cenderung stabil pada bulan Mei ini, dibandingkan dengan 5 bulan rata-rata historis 1,5% MoM. Penggerak utama untuk HMSP pada bulan Mei ini adalah DSS Magnum Biru 16, yang naik 3,2% MoM.

"Pertumbuhan yang tinggi di DSS Magnum Biru 16 disebabkan oleh pertumbuhan datar 0% MoM pada April 2016," kata kata kevin dan Ferdy.

Kejutan datang dari A Mild 12 yang harganya turun 1,8% MoM meskipun baru saja berubah menjadibanderol cukai 2016. Penurunan harga A Mild 12 terutama terjadi di toko-toko tradisional.

Secara YTD, HMSP berhasil mempertahankan pertumbuhan positif 5,3%. Untuk saham HMSP mereka merekomendasikan neutral dengan target harga Rp 107.250




TERBARU
Terpopuler

Close [X]
×