kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Rebalancing LQ45 bukan untuk menilai suatu saham layak dibeli atau tidak


Senin, 29 Juli 2019 / 18:02 WIB
Rebalancing LQ45 bukan untuk menilai suatu saham layak dibeli atau tidak

Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Anggota indeks LQ45 akan berubah per 1 Agustus 2019 menyesuaikan pengenaan bobot free float 100%. Dalam jangka pendek, penyesuaian ini akan diikuti oleh pergerakan harga saham di indeks tersebut.  

Kepala Riset Infovesta Utama Wawan Hendrayana mengatakan, yang paling merasakan dampaknya adalah reksadana terutama yang mengacu pada LQ45. Manajer investasi akan melakukan penyesuaian dengan menjual saham yang bobotnya berkurang dan berlaku sebaliknya. 

Baca Juga: Potensi pasar besar, Danareksa Investment Management akan luncurkan ETF baru

"Investor tetap melihat long term profit dan valuasi, termasuk PER untuk melihat valuasi dan potensi di masa depan," jelas Wawan saat dihubungi Kontan, Senin (29/7). 

Sehingga, rebalancing LQ45 ini bukan menjadi penilaian layak atau tidak layak suatu saham. Penggunaan bobot 100% free float hanya menjadi gambaran bagi investor atau indikator keamanan saham miliknya dari pengendalian pihak tertentu.

Sebagai contoh, pada Agustus 2019 nanti saham LPPF akan menduduki peringkat pertama dengan bobot 75,84%. 

Baca Juga: IHSG memerah 0,41% menutup perdagangan Senin (29/7)




TERBARU

Close [X]
×