Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.150
  • EMAS656.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

RDPT beraset mata uang dinilai bakal menarik

Senin, 21 Januari 2019 / 19:53 WIB

RDPT beraset mata uang dinilai bakal menarik
ILUSTRASI. Reksadana Pendapatan Tetap (RDPT)


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupaya merevisi peraturan Reksadana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas (RDPT) untuk memungkinkan RDPT memiliki aset dalam mata uang asing.

"Peraturan masih dalam draft, termasuk mata uangnya," kata Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK Fakhri Hilmi, Senin (21/1).


Direktur Utama PT Ayers Asia Asset Management, Dastin Mirjaya Mudijana mengaku tertarik bila peraturan tersebut bisa dilakukan. "Menarik ada inovasi masuk efek derivatif currency jadi fund bisa hedging," kata Dastin.

Head of Investment Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana memperkirakan mata uang yang bisa digunakan sebagai heding adalah dollar AS karena banyak perusahaan di dalam negeri yang membutuhkan hedging dollar AS.

"Mungkin instrumennya bisa dilakukan dengan hedging swap, options dengan third party perbankan," asumsi Wawan.

Diperkirakan minat dari RDPT yang beraset mata uang akan sangat spesifik seperti untuk institusi yang memiliki kewajiban dalam bentuk mata uang asing.

Sebagai contoh, Wawan menjelaskan bisa saja PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) memanfaatkan RDPT beraset mata uang untuk hedging avtur. Contoh lain, adalah pelaku usaha asuransi yang memiliki kewajiban dalam bentuk dollar AS.

Meski Wawan masih harus mempelajari skema peraturan mengenai RDPT yang beraset mata uang, ia menilai dari segi konsep, RDPT ini cukup menarik karena bukan saja investor yang membeli RDPT ini melainkan perusahaan.

Wawan mengamati perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) cenderung sangat berhati-hati dalam melakukan hedging karena takut tidak terpakai dan malah merugikan perusahaan.

"Mungkin, kalau hedging dalam bentuk aset di RDPT jadi tidak langsung dianggap kerugian, mungkin juga bisa penghasilan dari RDPT tersebut dijadikan untuk membiayai hedging tadi," Wawan berasumsi.


Reporter: Danielisa Putriadita
Editor: Tendi
Video Pilihan

Tag
TERBARU
Hasil Pemilu 2019

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0705 || diagnostic_web = 0.5226

Close [X]
×