kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

PTPP Divestasi Aset untuk Jaga Keuangan, Ini Rincian Aset yang Akan Dilepas


Rabu, 20 Desember 2023 / 17:15 WIB
PTPP Divestasi Aset untuk Jaga Keuangan, Ini Rincian Aset yang Akan Dilepas
ILUSTRASI. PT PP Tbk (PTPP) tengah melakukan proses divestasi aset untuk menjaga kondisi keuangan.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Tbk (PTPP) tengah melakukan proses divestasi aset untuk menjaga kondisi keuangan.

Direktur Strategi Korporasi dan HCM Sinur Linda Gustina, PTPP tengah menawarkan aset tersebut kepada investor potensial.

“Diekspektasikan divestasi ini akan membuahkan hasil pada tahun depan,” ujarnya dalam paparan publik PTPP, Rabu (20/12).

Hingga akhir tahun 2023, setidaknya ada tujuh divestasi yang akan dilakukan oleh PTPP, baik dari perusahaan holding maupun subsidiaries atau anak usaha.

Dari perusahaan holding PTPP, pertama ada PT Citra Waspphutowa. PTPP akan menjual 6,74% saham di perusahaan ini yang akan didivestasikan pada akhir tahun 2023.

Baca Juga: PTPP Beberkan Strategi Menjaga Likuiditas di Tahun 2024

Kedua, PT Indonesia Ferry Property. PTPP akan menjual 49% saham dengan target divestasi selesai pada akhir tahun 2023. Ketiga, ada PT Sinergi Investasi Properti. PTPP menjual 20% saham dan sudah selesai didivestasikan pada Juni 2023.

Dari perusahaan anak usaha, pertama ada PT PP Properti Suramadu yang bakal dijual 60% sahamnya oleh PTPP. Kedua, PT Inpola Meka Energi yang 38,7% kepemilikan sahamnya akan dijual PTPP. Ketiga, PT Odira Energi Karang Agung yang sahamnya akan dijual PTPP sebesar 70%

Terakhir, lelang kendaraan alat berat milik PTPP. Untuk perusahaan subsidiari, PTPP menargetkan divestasi selesai di akhir 2023 ini. Sayangnya, target realisasi divestasi PTPP pada 2023 ini gagal tercapai.

“Namun, PTPP bakal melanjutkan aksi pelepasan aset tersebut pada 2024, termasuk yang masih berproses di Desember 2023,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×