kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

PTPP Bukukan Laba Bersih Rp 271,69 Miliar Sepanjang 2022


Rabu, 08 Maret 2023 / 06:45 WIB
PTPP Bukukan Laba Bersih Rp 271,69 Miliar Sepanjang 2022


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten konstruksi, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mampu membukukan pertumbuhan kinerja sepanjang 2022. Laba bersih perseroan tumbuh 2,15% secara tahunan menjadi Rp 271,69 miliar.

Tipisnya pertumbuhan laba bersih perseroan lantaran tahun 2021 terdapat pencatatan keuntungan pembelian diskon sebesar Rp 51,79 miliar dan laba atas divestasi entitas anak dan investasi lainnya sebesar Rp 497,6 miliar.

Dari sisi pendapatan, PTPP membukukan perolehan sebesar Rp 18,92 triliun. Realisasi itu tumbuh 12,88% dibandingkan tahun 2021 sebanyak 16,76 triliun.

Baca Juga: Analis Rekomendasikan Beli Saham PTPP, Simak Ulasannya

Beban pokok pendapatan perseroan naik 11,38% secara tahunan menjadi Rp 16,24 triliun. Menghasilkan laba kotor sebesar Rp 2,67 triliun, tumbuh 23,04% secara tahunan.

PTPP membukukan kenaikan beban usaha menjadi Rp 698,92 miliar dari tahun 2021 sebesar Rp 625,23 miliar. Namun, perseroan juga mencatatkan penyusutan sejumlah beban, seperti beban keuangan yang turun menjadi Rp 1,25 triliun dari sebelumnya Rp 1,34 triliun dan beban lainnya menjadi Rp 246,83 miliar dari Rp 461,82 miliar.

Bertumbuhnya laba bersih PTPP juga didorong dari bagian laba entitas asosiasi sebesar Rp 34,58 miliar. Pada tahun lalu, pos tersebut mencetak kerugian Rp 104,54 miliar.

Akhir Desember 2022, PTPP memiliki total aset sebesar Rp 57,61 miliar atau naik 3,67% secara tahunan. Adapun kas dan setara kas perseroan sebesar Rp 5,44 triliun, turun dari akhir Desember 2021 sebesar Rp 6,6 triliun.

Total liabilitas PTPP naik 3,75% menjadi Rp 42,79 triliun yang disebabkan bertambahnya liabilitas jangka panjang. Total ekuitas perseroan juga tumbuh 3,41% menjadi Rp 14,82 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×