kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.023.000   -45.000   -1,47%
  • USD/IDR 16.823   -17,00   -0,10%
  • IDX 8.322   41,40   0,50%
  • KOMPAS100 1.169   5,71   0,49%
  • LQ45 843   5,44   0,65%
  • ISSI 297   2,30   0,78%
  • IDX30 446   4,50   1,02%
  • IDXHIDIV20 535   5,84   1,10%
  • IDX80 130   0,54   0,41%
  • IDXV30 146   2,84   1,99%
  • IDXQ30 144   1,31   0,92%

Alfamart (AMRT) Buka Suara Soal Wacana Pembatasan Minimarket


Rabu, 25 Februari 2026 / 18:46 WIB
Alfamart (AMRT) Buka Suara Soal Wacana Pembatasan Minimarket
ILUSTRASI. Sumber Alfaria Trijaya Solihin menyampaikan selama pemerintah sudah mengeluarkan aturan resmi, maka pihaknya akan mengikuti ketentuan yang berlaku. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pengelola gerai Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) menyatakan tetap mengikuti kebijakan pemerintah terkait ekspansi minimarket, sembari menjaga prinsip pelayanan dan efisiensi. 

Corporate Affairs Director Sumber Alfaria Trijaya Solihin menyampaikan selama pemerintah sudah mengeluarkan aturan resmi, maka pihaknya akan mengikuti ketentuan yang berlaku. Begitu pun sebaliknya, selama pemerintah masih mengizinkan, AMRT juga akan tetap ekspansi. 

“Jadi kita perusahaan yang selalu taat terhadap aturan di satu daerah dimana kami mau ekspansi atau buka gerai,” kata dia saat dihubungi Kontan, Rabu (25/2/2026). 

Baca Juga: Rupiah Menguat Hari Ini: Simak Proyeksinya untuk Besok (26/2)

Solihin menjelaskan saat menggelar ekspansi, AMRT tidak fokus menyasar desa. Namun selama ada daerah atau wilayah yang belum dijamah maka AMRT akan masuk ke daerah yang potensial. 

“Kami akan silahturahmi untuk memperkenalkan diri bahwa kami ingin melakukan ekspansi. Kalau diizinkan lingkungan sekitar dan pemerintah, kami akan buka,” ucap Solihin.

Solihin bilang AMRT akan tetap memegang prinsip bisnis ritel, yang pada hakitatnya ada dua, yakni pelayanan dan efisiensi. Bagaimana memberikan pelayanan yang disenangi oleh para konsumen. 

“Dan bagaimana kami terus meningkatkan efisiensi, agar perusahaan tidak terbebani inefisiensi biaya dalam ukuran biaya yang tidak diperlukan. Itu saja prinsip bisnis ritel,” tuturnya. 

Walaupun baru menggelar ekspansi ke Bangladesh, Solihin menegaskan pasar Indonesia masih punya potensi. Meski enggan menyebut secara rinci, Solihin bilang AMRT tengah menjajaki negara baru untuk perluasan bisnis. 

Baca Juga: IHSG Kompak Menguat Bersama Bursa Asia, Intip Proyeksinya untuk Kamis (26/2/2026)

Sebelumnya, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto telah menyampaikan bahwa, jika Kopdes Merah Putih sudah berjalan maka penyebaran bisnis minimarket harus disetop.

Dia bilang, minimarket sudah terlalu merajalela, dan bahkan bisa menjadi ancaman untuk Kopdes Merah Putih. Menurutnya, kekayaan dari pemilik minimarket sudah cukup besar karena dibiarkan merajalela selama ini.

Selanjutnya: IHSG Naik 0,50% Hari Ini (25/2), Investor Asing Net Buy 6 Hari Beruntun!

Menarik Dibaca: Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (26/2), Provinsi Ini Diguyur Hujan Sangat Lebat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×