kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.923   23,00   0,13%
  • IDX 6.347   6,83   0,11%
  • KOMPAS100 838   -1,29   -0,15%
  • LQ45 634   -2,42   -0,38%
  • ISSI 218   0,18   0,08%
  • IDX30 357   -1,44   -0,40%
  • IDXHIDIV20 442   -1,87   -0,42%
  • IDX80 95   -0,25   -0,27%
  • IDXV30 119   0,07   0,06%
  • IDXQ30 114   -0,57   -0,50%

PTPP akan menawarkan aset dengan kepemilikan mayoritas kepada SWF


Rabu, 20 Januari 2021 / 16:24 WIB
ILUSTRASI. PTPP diproyeksikan bakal fokus menggarap bidang bandara, pelabuhan, dan pembangkit listrik.


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga pengelola investasi (LPI) alias sovereign wealth fund (SWF) bakal segera terealisasi. Lembaga yang akan dinamakan Indonesia Investment Authority (INA) akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur terutama proyek yang sudah beroperasi dan menghasilkan pendapatan seperti jalan tol, pelabuhan, bandara, dan rencana proyek pengembangan 10 kota metropolitan. 

Emiten konstruksi pelat merah PT PP Tbk (PTPP) menjadi salah satu yang ketiban berkah. Pasalnya PTPP diproyeksikan bakal fokus menggarap bidang bandara, pelabuhan, dan pembangkit listrik. Adanya SWF akan memudahkan PTPP mencari pendanaan dalam pembangunan proyek tersebut. 

Baca Juga: Rekomendasi netral untuk saham BUMN konstruksi, ini alasannya

Kendati demikian, Sekretaris Perusahaan PTPP Yuyus Juarsa masih menunggu kepastian fungsi utama dari SWF apakah akan bertindak sebagai investor langsung ataupun dikemas dalam bentuk pembelian reksadana penyertaan terbatas (RDPT). Namun pastinya, terbentuknya SWF ini akan membantu PTPP mendapatkan pendanaan melalui recycling asset

"Untuk aset yang akan ditawarkan, PTPP mengutamakan pada aset-aset investasi dengan share perusahaan yang cukup besar atau mayoritas," kata Yuyus, Rabu (20/1). 

Baca Juga: Perolehan kontrak sesuai target, analis tetap sarankan hold saham PTPP

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×