kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Prospek Positif, Cek Rekomendasi saham Sumber Alfaria (AMRT)


Rabu, 24 Agustus 2022 / 20:41 WIB
ILUSTRASI. Saham AMRT masih positif terdorong oleh ekspansi gerainya di luar pulau Jawa serta pulihnya mobilitas masyarakat.


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) masuk dalam Indeks Financial Times Stock Exchange (FTSE) Global Equity Series Asia Pacific Ex-Japan Ex-China. AMRT masuk dalam indeks saham berkapitalisasi jumbo alias large cap yang bakal efektif pada Senin, 19 September 2022 mendatang.

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo mengungkapkan, meski saham AMRT kian menarik setelah masuk indeks FTSE 100 large cap, tetapi pelaku pasar juga perlu waspadai aksi ambil untung. Sebab biasanya jika sudah masuk ke indeks maka saham akan cenderung turun terlebih dahulu.

Namun, dia melihat saham AMRT masih positif terdorong oleh ekspansi gerainya di luar pulau Jawa serta pulihnya mobilitas masyarakat. Sehingga kinerja AMRT juga berpeluang terangkat.

Baca Juga: Gabung Indeks FTSE, Ini Prospek Saham Sumber Alfaria Trijaya (AMRT)

"Kami memperkirakan AMRT akan mencatatkan pendapatan Rp 92,4 triliun, dan laba bersih sebesar Rp 1,8 triliun pada 2022," tuturnya, Rabu (24/8).

Secara valuasi, dia mencermati PER AMRT memang sudah overvalue, tetapi jika dilihat dari PSR AMRT tergolong undervalued. Mengutip RTI, saham AMRT sekarang diperdagangkan dengan PER 30,88 kali. Azis merekomendasikan hold untuk AMRT dengan target harga Rp 2.200 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×