kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Prospek Menarik, Simak Rekomendasi Saham untuk MNCN dan SCMA Berikut Ini


Minggu, 06 Februari 2022 / 19:50 WIB
ILUSTRASI. MNCN dan SCMA bekerja sama dalam produksi konten. Prospek Menarik, Simak Rekomendasi Saham untuk MNCN dan SCMA Berikut Ini.


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Noverius Laoli

Dalam keterbukaan informasi beberapa waktu yang lalu, Hary Tanoesoedibjo, Executive Chairman MNC Group mengaku percaya di tahun 2022 kinerja MNCN akan meningkat, terlebih setelah memutuskan untuk mengkonsolidasi aset digital MNC Media di bawah MSIN.

"MNCN akan mendapat manfaat dari konsolidasi Vision+ dalam anak perusahaan MSIN, di mana anak perusahaan yang terdaftar secara publik akan menjadi pusat dari aset media digital," ujar Andreas dalam riset yang dikutip Kontan, Minggu (6/2).

Sementara untuk SCMA, sambung Andreas, emiten ini akan menghabiskan segarnya modal US$ 150 juta untuk lebih banyak melakuman pemasaran dan menghasilkan konten asli yang akan berjumlah 455 jam tayang konten baru vs 300 jam tayang pada tahun 2021.

Baca Juga: Menakar Prospek Saham Emiten Media NETV, SCMA dan MNCN pada 2022

Dengan demikian, ia bilang biaya program SCMA juga akan meningkat untuk tahun 2022, sehingga menurunkan margin konsolidasi untuk SCMA. "Target pada tahun ini adalah 4 juta langganan berbayar, atau dua kali lipat dari 2021," tambahnya.

 

Lebih lanjut Andreas menilai secara valuasi saham SCMA dan MNCN masih terbilang murah. Mengutip RTI, saat ini saham MNCN diperdagangkan dengan PER 5,77 kali dan PBV 0,8 kali dan SCMA diperdagangkan dengan PER 15 kali dan PBV di 4,8 kali.

Andreas memberikan rekomendasi buy saham MNCN dengan TP di Rp 1,450 per saham dan SCMA dengan TP di Rp 475.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×