kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.916.000   4.000   0,14%
  • USD/IDR 16.919   18,00   0,11%
  • IDX 8.272   -38,14   -0,46%
  • KOMPAS100 1.165   -4,13   -0,35%
  • LQ45 835   -3,37   -0,40%
  • ISSI 296   -0,35   -0,12%
  • IDX30 437   -0,76   -0,17%
  • IDXHIDIV20 521   -3,94   -0,75%
  • IDX80 130   -0,44   -0,33%
  • IDXV30 144   0,69   0,48%
  • IDXQ30 140   -1,25   -0,89%

Produksi U-Bolt Dimulai, INDS Bidik Ekspansi Domestik hingga Ekspor ke Timur Tengah


Kamis, 19 Februari 2026 / 13:41 WIB
Produksi U-Bolt Dimulai, INDS Bidik Ekspansi Domestik hingga Ekspor ke Timur Tengah
ILUSTRASI. Indospring Tbk (Dok/Indospring) Indospring (INDS) mulai memanen potensi pertumbuhan baru dari lini bisnis fastener alias U-Bolt yang telah diproduksi secara komersial sejak 2025.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indospring Tbk (INDS) mulai memanen potensi pertumbuhan baru dari lini bisnis fastener alias U-Bolt yang telah diproduksi secara komersial sejak 2025.

Direktur Indospring Bob Budiono menjelaskan pada tahap awal INDS memfokuskan pemasaran fastener ke segmen aftermarket otomotif, sambil membuka peluang investasi lanjutan untuk pengembangan fastener non-otomotif. 

“Targetnya, Indospring bisa masuk tiga besar pemain fastener di pasar domestik dan menjadikan lini ini sebagai motor pertumbuhan jangka panjang,” jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (29/2). 

Bob menyebut pabrik fastener yang kini telah beroperasi penuh dapat melengkapi portofolio bisnis INDS yang sebelumnya didominasi oleh pegas daun, pegas keong, serta komponen sistem pengereman. 

Baca Juga: Obligasi dan Sukuk ISSP Senilai Rp 500,6 Miliar Jatuh Tempo pada April 2026

Dengan kapasitas produksi yang telah stabil, INDS mulai mengarahkan strategi pada penguatan pasar ekspor. Untuk 2026, INDS membidik ekspor ke kawasan Timur Tengah, khususnya Eropa dan Uzbekistan dan Amerika Serikat.

Bob bilang wilayah tersebut didasarkan pada kesamaan spesifikasi kendaraan dengan Indonesia, terutama dominasi truk merek Jepang yang menggunakan model dan standar teknis serupa.

"Karakteristik pasar Timur Tengah dan Asia Tengah memberikan peluang pertumbuhan yang menarik, sejalan dengan strategi INDS dalam memperluas basis pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada pasar domestik,"  katanya. 

Dengan ekspansi ini, manajemen INDS optimistis lini fastener akan berkontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan perseroan dalam jangka menengah hingga panjang.

Hingga kuartal III-2025, INDS mencatat penjualan bersih sebesar Rp 2,46 triliun,  yang mencerminkan permintaan yang solid baik dari pasar dalam negeri maupun luar negeri. 

“Dengan fokus ekspansi ke Timur Tengah, pengembangan produk domestik, serta diversifikasi portofolio, kami optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan,” jelas Bob. 

Baca Juga: Bukit Uluwatu (BUVA) Beri Penjelasan soal Rights Issue 50 Miliar Saham

Selanjutnya: Pengguna Layanan Payroll BCA Tumbuh 14%

Menarik Dibaca: Tak Sekadar Brand Ambassador, ​Cristiano Ronaldo Kini Jadi Investor Herbalife

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×