kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Produksi Irak melonjak, minyak terjerembab


Senin, 29 Agustus 2016 / 14:13 WIB

Produksi Irak melonjak, minyak terjerembab


SINGAPURA. Harga minyak dunia mencatatkan penurunan sekitar 1% pada transaksi Senin (29/8). Data yang dihimpun CNBC menunjukkan, pada pukul 13.15 waktu Singapura, harga minyak dunia jenis Brent diperdagangkan di posisi US$ 49,32 per barel. Artinya, minyak Brent turun 60 sen atau 1,2% dari sesi penutupan sebelumnya.

Sedangkan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) tertekan 66 sen atau 1,39% menjadi US$ 46,98 per barel.

Sejak bertengger di posisi tertingginya di Agustus, harga minyak WTI sudah tertekan 3,5%.

Para trader menilai, harga minyak melorot akibat melonjaknya produksi minyak dari Timur Tengah. Asal tahu saja, rata-rata tingkat produksi minyak Irak mencapai 3,205 juta barel per hari pada Agustus. Angka tersebut melampaui produksi rata-rata Juli. Sedangkan rata-rata ekspor minyak pada Juli lalu sebanyak 3,202 juta barel per hari.

Selain itu, pada pekan lalu Iran mengatakan, mereka akan bekerjasama dalam perundingan produsen minyak dunia yang akan dihelat September mendatang jika para eksportir lain mengakui hak Teheran untuk meningkatkan kembali pangsa pasar mereka yang hilang saat diberlakukan sanksi internasional.

Para analis menilai, adanya silang pendapat di antara anggota utama Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC), khususnya Arab Saudi dan Iran, mengindikasikan sulitnya tercapai kesepakatan pada pertemuan nanti.

"Market mulai pesimistis dengan hasil pertemuan produsen minyak September mendatang," jelas tim riset Barclays.


Sumber : CNBC

Video Pilihan


Close [X]
×