kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Produksi CPO Indonesia kembali tinggalkan Malaysia


Kamis, 19 Januari 2012 / 09:46 WIB
ILUSTRASI. Nilai rapor jadi pengganti UN 2021, berikut informasi tentang SE dari Mendikbud. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/aww/18.


Reporter: Asnil Bambani Amri, | Editor: Asnil Amri

KUALALUMPUR. Malaysia, sebagai produsen crude palm oil (CPO) terbesar kedua dunia, mematok produksi CPO sebesar 19 juta ton tahun ini. Target itu naik dari perkiraan produksi tahun 2011 lalu sebesar 18,8 juta ton.

Bernard Dompok, Menteri Industri dan Komoditas, Malaysia menyatakan, kenaikan produksi akan tercapai dari perkebunan kelapa sawit Malaysia yang sudah siap memasuki masa panen.

Selain itu, perusahaan perkebunan kelapa sawit yang ada di Malaysia menargetkan bisa mendulang pendapatan hingga 85 miliar ringgit (US$ 27,4 miliar pada tahun ini.

Namun begitu, Gamal Nasir, Dirjen Perkebunan, Kementerian Pertanian Indonesia menyatakan, kenaikan produksi CPO tahun ini mencapai 25,7 juta ton. Target tersebut lebih tinggi dari realisasi produksi CPO tahun lalu sebesar 22,5 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×